Penulis : Andi Budiyanto Adi Putra
Admin Web : Andi Budiyanto Adi Putra
Mahasiswa profesi Ners Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melaksanakan praktik klinik di tiga ruangan gawat darurat Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS), yakni IGD Bedah, IGD Non-Bedah, dan ICU. Kegiatan ini berlangsung selama 3 Minggu penuh, mulai 16 Februari hingga 7 Maret 2026, sebagai bagian dari pembelajaran profesional untuk menghadapi kondisi pasien kritis.
Praktik ini menjadi ajang penting bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan klinis sekaligus memperkuat empati dalam pelayanan kesehatan. Di ruang IGD Bedah, mahasiswa berhadapan dengan kasus trauma dan operasi darurat; di IGD Non-Bedah mereka menangani pasien dengan penyakit akut; sementara di ICU, mereka belajar memberikan perawatan intensif bagi pasien dengan kondisi kritis.
Dosen pembimbing menegaskan bahwa pengalaman di tiga ruangan gawat darurat ini memberikan gambaran nyata tentang kompleksitas dunia kerja perawat. “Mahasiswa tidak hanya belajar teknik penanganan medis, tetapi juga bagaimana menghadirkan empati dan komunikasi yang menenangkan bagi pasien dan keluarga,” ujarnya.
Selama praktik, mahasiswa bekerja bersama tim medis RSWS, beradaptasi dengan ritme kerja yang cepat, serta dilatih untuk mengambil keputusan klinis dengan penuh tanggung jawab. Keterlibatan langsung dalam berbagai kasus darurat memperkuat kesiapan mereka sebagai calon perawat profesional yang kompeten dan berkarakter.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa profesi Ners UIN Alauddin dalam menghadapi tantangan dunia kesehatan, sekaligus menegaskan bahwa empati adalah inti dari pelayanan keperawatan.