Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
- Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
HUT PPNI ke-52: Keperawatan UIN Alauddin Tegaskan Peran Perawat sebagai Modal Ekonomi Bangsa

HUT PPNI ke-52: Keperawatan UIN Alauddin Tegaskan Peran Perawat sebagai Modal Ekonomi Bangsa

GOWA – Program Studi Keperawatan dan Ners, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar turut merayakan momentum bersejarah dalam dunia kesehatan nasional. Melalui unggahan resmi, civitas akademika menyampaikan ucapan selamat Dirgahayu Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang ke-52 tahun (1974–2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema yang sangat strategis: "Perawat Profesional Sebagai Modal Ekonomi Bangsa Untuk Kesejahteraan Masyarakat". Tema ini menekankan bahwa profesi perawat bukan hanya sekadar pemberi asuhan kesehatan, melainkan pilar penting dalam ketahanan ekonomi nasional melalui masyarakat yang sehat dan produktif.

Dedikasi 52 Tahun Melayani Negeri

Perjalanan PPNI selama lebih dari setengah abad telah membuktikan dedikasi tanpa henti dalam mengawal profesi keperawatan di Indonesia. Sebagai institusi pendidikan yang mencetak calon ners masa depan, Prodi Keperawatan UIN Alauddin Makassar berkomitmen penuh untuk menyelaraskan kurikulum dan pembinaan mahasiswa dengan standar profesionalisme yang ditetapkan oleh organisasi profesi.

Mencetak Perawat Berkarakter Unggul

Dalam semangat perayaan ini, Prodi Keperawatan & Ners UIN Alauddin terus berupaya mengakselerasi kualitas lulusannya agar mampu bersaing secara global namun tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman dan etika profesi.

"Selamat ulang tahun untuk PPNI. Di usia yang ke-52 ini, kami berharap sinergi antara dunia pendidikan dan organisasi profesi semakin kuat dalam melahirkan perawat-perawat profesional yang menjadi garda terdepan kesejahteraan bangsa," tulis perwakilan civitas akademika dalam pesan peringatan tersebut.

Harapan untuk Masa Depan

Melalui momentum HUT PPNI ke-52, diharapkan kesejahteraan perawat di seluruh pelosok negeri semakin diperhatikan, seiring dengan meningkatnya kompetensi dan profesionalisme yang diberikan kepada masyarakat.