Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
PSPD UIN Alauddin Makassar Selenggarakan Pelatihan Tutor PBL dan CSL untuk Penguatan Pembelajaran Klinis

PSPD UIN Alauddin Makassar Selenggarakan Pelatihan Tutor PBL dan CSL untuk Penguatan Pembelajaran Klinis

Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan Pelatihan Tutor Problem-Based Learning (PBL) dan Clinical Skills Laboratory (CSL) pada Kamis, 23 April 2026, bertempat di Aula PSPD Kampus 1 UIN Alauddin Makassar.

Kegiatan ini menghadirkan dr. Rista Suryaningsih, M.Med.Ed, Ketua Medical Education Unit (MEU) PSPD UIN Alauddin Makassar, sebagai pemateri utama. Pelatihan dipanitiai oleh dr. Miswani Mukani, M.Kes., Sp.PA selaku ketua panitia.

Peserta pelatihan terdiri atas para dokter yang berasal dari berbagai latar praktik, termasuk dokter dari poliklinik, rumah sakit, serta dokter eksternal di luar lingkungan UIN Alauddin Makassar. Kehadiran peserta lintas institusi ini mencerminkan upaya kolaboratif dalam memperkuat kualitas pendidikan kedokteran berbasis kompetensi.

Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pembekalan terkait peran dan fungsi tutor dalam metode Problem-Based Learning (PBL), termasuk strategi memfasilitasi diskusi yang efektif, mendorong self-directed learning, serta menjaga dinamika kelompok belajar. Selain itu, sesi CSL difokuskan pada standardisasi pengajaran keterampilan klinis, teknik supervisi mahasiswa, serta evaluasi performa secara objektif.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan pendekatan simulasi dan diskusi kasus, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

Pelatihan ini menjadi langkah strategis PSPD UIN Alauddin Makassar dalam memastikan kesiapan tutor yang kompeten, adaptif, dan selaras dengan standar pendidikan kedokteran modern. Dengan penguatan kapasitas tutor, diharapkan proses pembelajaran mahasiswa dapat berlangsung lebih efektif, terarah, dan berdampak pada peningkatan capaian kompetensi lulusan.