Makassar – Kegiatan Diseminasi dan Sosialisasi Kurikulum OBE (Outcome Based Education) dan OSCE (Objective Structured Clinical Examination) Kebidanan Batch 4 digelar kembali di Regional Makassar pada tanggal 18–20 April 2025 di Hotel Aryaduta Makassar.
Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk perwakilan dari perguruan tinggi kebidanan, dosen, serta pemangku kepentingan dalam pendidikan kebidanan termasuk perwakilan peserta dari Program Studi Kebidanan FKIK UIN Alauddin Makassar, Ferawati Taherong.
Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari Ketua Konsil Kebidanan, lalu dilanjutkan oleh Ketua Kolegium Kebidanan, serta Ketua AIPKIND Pusat Indonesia yang menekankan pentingnya transformasi kurikulum kebidanan agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan pelayanan kesehatan, dan standar kompetensi nasional maupun global.
Selanjutnya, sesi materi dibawakan oleh sejumlah narasumber berkompeten. Gita Nirmala Sari menyampaikan paparan mengenai Analisis Situasi Pelayanan dan Pendidikan Kebidanan di Indonesia. Materi kedua disampaikan oleh Yetty Irawan, Sekretaris AIPKIND, yang mengupas tentang Philosophy of Midwifery Care. Narasumber ketiga dari Dirjen Belmawa menekankan pentingnya Penguatan Implementasi Kurikulum Pendidikan Kebidanan Berbasis OBE. Kegiatan hari pertama ditutup oleh Ketua AIPKIND Pusat, Jumiarni Ilyas, yang memaparkan Gambaran Perkembangan Pendidikan Kebidanan di Indonesia.
Memasuki hari kedua, peserta difasilitasi dalam sesi Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE dan Restrukturisasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) 2018. Kegiatan berlangsung interaktif dengan pendampingan fasilitator, sehingga peserta dapat memahami proses perbaikan kurikulum secara aplikatif.
Pada hari terakhir, peserta dibagi ke dalam dua kelas paralel. Dalam sesi ini, peserta didampingi fasilitator untuk menyusun bahan kajian, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga merancang penilaian CPL. Sebagai penutup, disampaikan pula sosialisasi pedoman penyelenggaraan OSCE bagi Mahasiswa Profesi Bidan dan Diploma III Kebidanan oleh narasumber Rize dan Juli.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi kurikulum kebidanan berbasis OBE serta standarisasi evaluasi keterampilan klinik melalui OSCE, sehingga mampu mencetak lulusan bidan yang unggul, kompeten, dan siap menghadapi tantangan baik nasional maupun global di bidang kesehatan ibu dan anak.