**
Samata, 22 September 2025– Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Jenjang Karir Dosen pada hari Senin, 22 September 2025 sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan dosen dalam proses pengembangan karir akademik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen prodi Kebidanan.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi yang menekankan pentingnya peningkatan jabatan akademik bagi dosen, terutama dalam menghadapi tuntutan mutu pendidikan dan akreditasi. “Peningkatan jenjang karir tidak hanya berdampak pada pengembangan kompetensi individual dosen, tetapi juga memperkuat daya saing program studi. Karena itu, pemahaman tentang proses dan persyaratan kenaikan jabatan sangat diperlukan,” jelasnya dalam sambutan.
Dalam sesi utama, pemateri dari Ketua Program Studi memaparkan secara rinci alur dan ketentuan kenaikan jabatan akademik mulai dari Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala hingga Guru Besar. Penjelasan mencakup pemenuhan angka kredit, kriteria publikasi ilmiah, keterlibatan dosen dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta persiapan dokumen pendukung.
Para dosen diberi pemahaman mengenai regulasi terbaru terkait penilaian angka kredit, jenis-jenis karya ilmiah yang dapat dinilai, serta strategi penyusunan bukti fisik agar proses pengusulan jabatan berjalan lebih efektif. Kegiatan ini juga memberikan ruang diskusi interaktif, di mana peserta aktif bertanya mengenai tantangan penyusunan berkas, verifikasi publikasi, hingga strategi percepatan menuju jenjang Lektor Kepala.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas dosen dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi. Prodi optimis bahwa peningkatan jabatan akademik dosen—terutama menuju Lektor, Lektor Kepala, dan seterusnya—akan berdampak langsung pada mutu pembelajaran, kualitas penelitian, serta pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, prodi berharap semakin banyak dosen yang terdorong untuk mengembangkan diri dan berperan aktif dalam penguatan institusi, sehingga mampu menghadapi tantangan pendidikan kebidanan di masa yang akan datang.