Prodi Keperawatan UIN Alauddin
Makassar Terima Bantuan 1 Unit Phantom BHD untuk Peningkatan Mutu Laboratorium
MAKASSAR – Program
Studi (Prodi) Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN
Alauddin Makassar kembali menerima tambahan sarana penunjang akademik berupa 1
(satu) unit phantom (manekin alat peraga) Basic Life
Support / Bantuan Hidup Dasar (BHD).
Penyerahan bantuan alat peraga
edukasi ini diterima langsung oleh Ketua Prodi Keperawatan, Ns.
Ilhamsyah, S.Kep., Ns., M.Kep., di area laboratorium terpadu kampus.
Kehadiran phantom BHD
yang baru ini diproyeksikan akan langsung diintegrasikan ke dalam kegiatan
praktikum mahasiswa, khususnya untuk mata kuliah Keperawatan Gawat Darurat,
Keperawatan Kritis, serta persiapan menghadapi ujian kompetensi (UKOM) bagi
mahasiswa tahap akademik maupun profesi Ners.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua
Prodi Keperawatan, Ns. Ilhamsyah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima
kasihnya atas penyerahan fasilitas ini. Beliau menekankan bahwa ketersediaan
alat peraga yang memadai merupakan kunci utama dalam mengasah clinical
skill mahasiswa sebelum mereka terjun langsung ke rumah sakit atau
fasilitas pelayanan kesehatan.
"Meskipun berjumlah satu
unit, penambahan phantom BHD ini sangat berarti untuk
optimalisasi rasio alat dan mahasiswa saat praktikum. Kompetensi Bantuan Hidup
Dasar adalah keterampilan wajib (core skill) bagi setiap calon perawat.
Dengan alat ini, kita bisa memastikan mahasiswa dapat melakukan simulasi
kompresi dada dan ventilasi secara lebih presisi dan sesuai standar prosedur
yang berlaku," ujar Ns. Ilhamsyah.
Dengan bertambahnya inventaris
laboratorium ini, Prodi Keperawatan berkomitmen untuk terus menjaga, merawat,
dan memanfaatkannya secara maksimal demi melahirkan lulusan perawat yang
kompeten, responsif, dan siap bersaing di dunia kerja nasional maupun internasional.