Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Penguatan Kapasitas Dosen Kebidanan melalui Faculty Development Program (FDP)

Penguatan Kapasitas Dosen Kebidanan melalui Faculty Development Program (FDP)

Dalam rangka peningkatan mutu dosen pendidikan kebidanan, khususnya pada aspek kapasitas pengajaran dan profesionalisme, Direktorat Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, bekerja sama dengan UNFPA (United Nations Population Fund) menyelenggarakan Uji Coba Pelatihan Faculty Development Program (FDP) bagi dosen kebidanan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan sistem pembelajaran klinik serta implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi Nasional. Pelatihan FDP dilaksanakan dengan dua metode, yaitu:

Daring  : 30 Juli – 2 Agustus 2025

Luring : 19 – 21 Agustus 2025 di IIK Pelamonia, Makassar

Jurusan Kebidanan UIN Alauddin Makassar turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hadir mewakili institusi, Anieq Mumthiah, S.SiT., M.Keb. (Ketua Jurusan Sarjana Kebidanan) dan Firdayanti, S.ST., M.Keb. (Ketua Jurusan Profesi Bidan), bersama para dosen kebidanan dari berbagai perguruan tinggi lainnya.

Pelaksanaan kegiatan ini didukung melalui dana hibah UNFPA yang disalurkan melalui Direktorat Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Kerja sama ini menjadi bukti komitmen pemerintah Indonesia bersama mitra internasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan kebidanan, yang pada akhirnya diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, Prodi Kebidanan UIN Alauddin Makassar telah menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) pasca-pelatihan dengan melibatkan Gugus Penjaminan Mutu (GPM) prodi. Upaya ini bertujuan agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dosen dalam pelatihan FDP dapat diimplementasikan secara berkesinambungan, sekaligus menjadi bagian dari sistem penjaminan mutu internal.

Selanjutnya, pelaksanaan RTL akan dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada akhir Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, sehingga hasil pelatihan dapat terukur dan berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran klinik di program studi kebidanan. Dengan demikian, peningkatan kualitas pembelajaran klinik tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga benar-benar terinternalisasi dalam proses akademik di program studi.