Gowa – Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar menggelar Pelatihan Preceptorship dan Mentorship selama dua hari, Kamis–Jumat, 27–28 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Clinical Instructor (CI) Lahan dari berbagai wahana praktik yang telah menjalin kerja sama resmi dengan fakultas dan program studi.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya sistematis Prodi Kebidanan untuk meningkatkan kompetensi pembimbing klinik (CI) di lapangan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan setiap CI memiliki pemahaman dan kemampuan yang selaras dalam membimbing mahasiswa kebidanan yang akan menjalani praktik profesi di berbagai wahana mitra. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam menyatukan visi dan misi antara Program Studi dan CI Lahan, agar proses pembelajaran klinik di lapangan benar-benar sejalan dengan arah dan nilai-nilai pendidikan kebidanan Islami yang diusung oleh UIN Alauddin Makassar.
Rangkaian Kegiatan Pelatihan
Kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan resmi, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars IBI, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari Dekan FKIK dan Ketua Prodi Kebidanan. Setelah pembukaan, peserta mengikuti pre-test melalui Google Form, dilanjutkan dengan rangkaian materi inti yang disampaikan oleh para narasumber ahli, di antaranya:
* Bdn. Firdayanti, S.SiT., M.Keb dengan moderator Bdn. Zelna Yuni Andryani, S.ST., M.Keb yang membawakan materi Model Pembelajaran Klinik dalam Pendidikan Profesi Bidan (Standar Internasional);
* Dr. Hj. Amriani, S.SiT., SKM., M.Kes., M.Keb dengan moderator Bdn. Nurhidayat Triananinsi, S.ST., M.Keb yang menjelaskan konsep Preceptorship & Mentorship sebagai pendekatan dalam pembelajaran klinik;
* serta sesi lanjutan mengenai Metode Pembelajaran Klinik, Constructive Feedback, dan Reflective Learning dengan kolaborasi multidisiplin bersama Anieq Mumthi’ah Al Kautsar, S.ST., Bdn., M.Keb
Hari kedua difokuskan pada simulasi dan evaluasi preceptorship, di mana peserta dibagi ke dalam kelompok kecil untuk mempraktikkan metode pembimbingan seperti Pre/Post Conference, Bedside Teaching, One Minute Preceptor, dan Ronde Kebidanan
Rundown Pelatihan_Preceptorship…
. Simulasi dipandu oleh fasilitator berpengalaman dari berbagai bidang, di antaranya Ns. Nurul Fadillah Gani, S.Kep., M.Kep, Ns. Eva Yustilawati, S.Kep., M.Kep, Bdn. Jumriani, S.ST., M.Keb, Dr. Hj. Sitti Saleha, S.S.iT., SKM., M.Keb dan Bdn. Ferawati Taherong, S.ST., M.Keb.
Sesi akhir pelatihan diisi dengan post-test, penyerahan sertifikat kepada narasumber dan peserta, serta penutupan resmi oleh Ketua Program Studi S1 Kebidanan, Bdn. Anieq Mumthi’ah Al-Kautzar, S.ST., M.Keb. Peserta kemudian diberikan penugasan mandiri untuk membuat video praktik pembimbingan mahasiswa kebidanan, yang mencakup tahap Pre Conference–Bedside Teaching–Post Conference, sebagai bentuk tindak lanjut implementatif dari pelatihan ini.
Menumbuhkan Sinergi dan Standarisasi Pembimbingan Klinik
Dalam sambutannya, Ketua Prodi menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk menyatukan persepsi dan standar pembimbingan antara akademik dan lahan praktik. “Melalui pelatihan ini, kami berharap setiap CI memiliki pemahaman yang sama terhadap visi dan misi Prodi Kebidanan UIN Alauddin, sehingga setiap mahasiswa yang dibimbing di lapangan benar-benar mencerminkan nilai Islami, profesionalisme, dan empati dalam praktik kebidanan,” ujarnya.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen FKIK UIN Alauddin Makassar dalam memperkuat kemitraan akademik dengan lahan praktik, serta memastikan bahwa lulusan kebidanan tidak hanya unggul dalam keterampilan klinik, tetapi juga berkarakter Islami, beretika, dan berdaya saing tinggi.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan terbentuk jejaring pembimbing klinik yang solid dan kompeten, siap mendampingi mahasiswa kebidanan dalam proses pendidikan profesi yang berorientasi pada mutu, empati, dan pelayanan yang humanis.