Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Jurusan Farmasi UINAM Cetak Lulusan Berprestasi: Regita Cahyani, S.Farm., Lulus Cumlaude dalam 3 Tahun 4 Bulan

Jurusan Farmasi UINAM Cetak Lulusan Berprestasi: Regita Cahyani, S.Farm., Lulus Cumlaude dalam 3 Tahun 4 Bulan

Makassar, 26 Januari 2026 — Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar kembali menunjukkan capaian lulusan berkualitas melalui keberhasilan Regita Cahyani, S.Farm., yang dinyatakan lulus pada Ujian Munaqasyah dan tercatat sebagai sarjana farmasi pertama angkatan 2022. Regita menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 4 bulan 25 hari dengan predikat cumlaude dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,88.

Capaian akademik tersebut diperkuat melalui penyelesaian tugas akhir berjudul “Kajian Potensi Antibakteri Ekstrak Buah Bligo (Benincasa hispida) terhadap Penyakit Demam Tifoid melalui Pendekatan in silico”. Penelitian ini merepresentasikan kompetensi mahasiswa Farmasi UIN Alauddin Makassar dalam mengintegrasikan ilmu bahan alam, mikrobiologi, dan teknologi komputasi sebagai pendekatan ilmiah yang relevan dengan pengembangan riset kefarmasian modern.

Ketua Program Studi Farmasi, M. Rusdi, menyampaikan bahwa capaian Regita merupakan energi positif bagi Program Studi.
“Capaian Regita adalah kebanggaan bagi kami. Di tengah pandangan bahwa Farmasi itu sulit, Regita hadir dengan prestasi yang lengkap—akademik, organisasi, dan karakter. Semoga ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa Farmasi lainnya,” ungkapnya.

Selama masa pendidikan, Regita menunjukkan profil mahasiswa farmasi yang seimbang antara capaian akademik dan pengembangan soft skills. Ia aktif dan dipercaya mengemban berbagai peran strategis, antara lain sebagai Koordinator Deputi Public Relation Generasi Baru Indonesia (GenBI) Sulawesi Selatan, Brand Ambassador GenBI, Ketua Panitia Alauddin Pharmaceutical Competition and Conference (ALPHA C) tingkat nasional, Koordinator Divisi Pendidikan dan Profesi HMJ Farmasi, serta Koordinator Departemen Keilmuan Study Club Avicenna Zone.

Pembimbing I, Dr. Apt. Muh. Ikhlas Arsul, S.Farm., M.Si., menilai Regita sebagai mahasiswa yang disiplin dan tangguh.
“Saya senang bisa membimbing Regita. Ia disiplin, pantang menyerah, dan mudah memahami arahan dari kami sebagai pembimbing,” ujarnya.

Sementara itu, Pembimbing II, Apt. Alwiyah Nur Syarif, S.Farm., M.Si., menegaskan konsistensi Regita selama proses bimbingan.
“Regita selalu aktif dan mau mengeksplorasi diri tanpa kehilangan tujuan kuliah di Farmasi. Organisasi berjalan, prestasi tetap terjaga. Ia role model bagi mahasiswa lainnya—mudah paham dan tekun dalam penelitian,” jelasnya.

Penguatan kompetensi praktik kefarmasian juga diperoleh melalui program magang di RSUD Labuang Baji Makassar pada Instalasi Farmasi, mencakup pelayanan kefarmasian rawat jalan dan rawat inap serta pengelolaan logistik obat. Selain itu, Regita aktif sebagai Humas Talent UIN Alauddin Makassar dalam mendukung diseminasi informasi akademik dan kemahasiswaan.

Dari sisi pengujian, Dr. Haeria, S.Si., M.Si. selaku penguji kompetensi menilai Regita sebagai mahasiswa ideal.
“Ia cerdas, sopan, tekun, dan mudah bergaul,” tuturnya.
Sedangkan penguji agama, Dr. Khairuddin, M.Hum., menilai kemampuan integrasi keilmuan Regita sangat baik.
“Ia pintar, cepat paham, dan mampu menjelaskan integrasi keislaman secara runtut dengan analisis yang baik,” ungkapnya.

Selain unggul secara akademik dan profesional, Regita juga menunjukkan penguatan karakter dan nilai keislaman dengan menyelesaikan hafalan Juz 30 Al-Qur’an selama masa studi. Capaian ini sejalan dengan visi Program Studi Farmasi UIN Alauddin Makassar dalam membentuk lulusan yang kompeten, berintegritas, dan berkarakter.

Keberhasilan Regita Cahyani, S.Farm., menjadi refleksi efektivitas proses pembelajaran dan pembinaan kemahasiswaan di Program Studi Farmasi FKIK UIN Alauddin Makassar, sekaligus menegaskan bahwa pendidikan farmasi dapat dijalani secara optimal, bermakna, dan berprestasi melalui kedisiplinan, manajemen waktu, serta komitmen belajar yang kuat.

-alw