Wadek III FKIK UIN Alauddin Makassar Terpilih sebagai Pengurus PERWAKAMA PTKIN Periode 2026-2030
KALIMANTAN TIMUR, 27 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar di tingkat nasional. Sejumlah pimpinan fakultas UIN Alauddin Makassar dipercaya menduduki posisi strategis dalam kepengurusan Perkumpulan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PERWAKAMA PTKIN) periode 2026–2030.
Pembentukan sekaligus deklarasi PERWAKAMA PTKIN dilaksanakan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Minggu, 27 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama dari PTKIN se-Indonesia.
Forum tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi antar-PTKIN, khususnya dalam pengembangan kemahasiswaan, pemberdayaan alumni, dan perluasan kerja sama kelembagaan.
Dalam kepengurusan nasional yang terbentuk, sejumlah pimpinan UIN Alauddin Makassar mendapatkan kepercayaan untuk mengemban amanah strategis. Prof. Dr. H. Lukman Hakim dipercaya sebagai Ketua Umum, sementara Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar, Dr. Ir. Ar. Zulkarnain AS, dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal.
Posisi Bendahara Umum juga dipercayakan kepada Wakil Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Hj. Rahmatiah HL.
Keterlibatan UIN Alauddin Makassar semakin kuat dengan masuknya sejumlah Wakil Dekan III dalam jajaran pengurus lainnya. Syahrir Karim, Wadek III FUF, dipercaya sebagai Wakil Sekretaris III. Sementara itu, Dr. Patima, S.Kep., Ns., M.Kep., Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar, dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Bendahara III.
Selain itu, Dr. Baso Pallawagau, Wadek III FAH, dipercaya sebagai Ketua Bidang Penalaran, Minat, dan Bakat, sedangkan Dr. Hasbiullah, Wadek III FEBI, dipercaya sebagai Ketua Bidang Kerja Sama dan Alumni.
Keterlibatan para pimpinan UIN Alauddin Makassar dalam kepengurusan PERWAKAMA PTKIN periode 2026–2030 menunjukkan partisipasi aktif UIN Alauddin Makassar dalam forum nasional yang berfokus pada penguatan tata kelola kemahasiswaan, pengembangan potensi mahasiswa, pemberdayaan alumni, serta perluasan jejaring kerja sama antarperguruan tinggi.
Bagi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar, terpilihnya Dr. Patima, S.Kep., Ns., M.Kep. sebagai Wakil Bendahara III PERWAKAMA PTKIN menjadi bagian dari kontribusi fakultas dalam memperkuat jejaring kelembagaan dan kolaborasi di tingkat nasional.
Sekretaris Jenderal PERWAKAMA PTKIN terpilih, Dr. Ir. Ar. Zulkarnain AS, menyampaikan bahwa amanah yang diberikan kepada pengurus merupakan tanggung jawab bersama untuk memperkuat transformasi perguruan tinggi keagamaan Islam secara berkelanjutan.
Menurutnya, PERWAKAMA PTKIN diarahkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar-PTKIN dalam merespons perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat.
“Melalui sembilan komitmen utama yang tertuang dalam deklarasi, PERWAKAMA PTKIN akan berfokus pada penguatan karakter dan kewirausahaan mahasiswa, optimalisasi peran alumni, peningkatan kerja sama strategis lintas sektor, serta penanaman nilai-nilai moderasi beragama,” ujarnya, Minggu (27/09/2026).
Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2030, PERWAKAMA PTKIN diharapkan menjadi wadah kolaborasi bagi para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama dalam merumuskan serta mengembangkan berbagai program yang mendukung kemajuan mahasiswa, alumni, dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di seluruh Indonesia.
Keterlibatan jajaran pimpinan UIN Alauddin Makassar, termasuk Dr. Patima, S.Kep., Ns., M.Kep., menjadi bagian dari kontribusi civitas academica UIN Alauddin Makassar dalam membangun sinergi dan kolaborasi di tingkat nasional.