FKIK UIN Alauddin Makassar Gelar Seminar Nasional Keperawatan 2026, Integrasikan Nilai Islam dan Evidence Based Practice dalam Asuhan Holistik
MAKASSAR — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menyelenggarakan Seminar Nasional Keperawatan 2026 dengan tema “Peran Perawat dalam Asuhan Holistik Berbasis Nilai Islam dan Evidence Based Practice”, Kamis, 29 Oktober 2026, bertempat di Ruang Rapat Senat, Lantai 4 Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar, serta diikuti secara daring melalui Zoom.
Seminar nasional ini mengangkat isu penting mengenai transformasi keperawatan spiritual sebagai bagian dari pengembangan praktik keperawatan yang profesional, ilmiah, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Kegiatan ini menjadi wadah akademik untuk memperluas wawasan serta memperkuat kompetensi tenaga kesehatan, khususnya perawat, dalam memberikan asuhan yang menyeluruh sesuai kebutuhan pasien.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Prof. Dr. Nur Hidayah, S.Kep., Ns., M.Kes. dan Prof. Erna Rochmawati, Ns., MNSc., M.Med.Ed., Ph.D. Keduanya dihadirkan untuk memperkaya perspektif peserta mengenai pengembangan keperawatan spiritual serta integrasi nilai-nilai Islam dengan Evidence Based Practice (EBP) dalam pelaksanaan asuhan keperawatan.
Melalui seminar ini, peserta diajak memahami bahwa asuhan keperawatan holistik tidak hanya berfokus pada aspek fisik pasien, tetapi juga mencakup dimensi psikologis, sosial, dan spiritual. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu perawat memberikan pelayanan yang lebih komprehensif, berempati, dan berorientasi pada kebutuhan individu pasien.
Integrasi nilai-nilai Islam dan praktik berbasis bukti ilmiah menjadi salah satu aspek penting dalam transformasi keperawatan. Nilai-nilai Islam dapat menjadi landasan etika dan spiritual dalam memberikan pelayanan, sedangkan Evidence Based Practice membantu perawat mengambil keputusan klinis berdasarkan bukti ilmiah terbaik, keahlian profesional, serta kondisi dan preferensi pasien.
Dengan demikian, pengembangan keperawatan spiritual tidak hanya menekankan aspek nilai dan keyakinan, tetapi juga harus didukung oleh pengetahuan, keterampilan, serta penerapan praktik klinis yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Penyelenggaraan Seminar Nasional Keperawatan 2026 diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan praktik keperawatan, sekaligus memperkuat peran perawat sebagai tenaga kesehatan yang mampu memberikan pelayanan profesional dengan pendekatan yang holistik dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan pasien.
Melalui kegiatan ini, FKIK UIN Alauddin Makassar terus mendukung pengembangan keilmuan keperawatan yang adaptif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan, tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam membangun pelayanan kesehatan yang humanis, bermakna, dan berintegritas.