Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar sukses menggelar rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Bidang Kefarmasian sebagai bagian dari perayaan Milad FKIK ke-21. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 23 November 2025, bertempat di Car Free Day Jalan Boulevard Panakukang Makassar, sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat terkait edukasi kesehatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam jasmani bersama yang dipandu oleh MhailNurse, yang berhasil menarik perhatian dan partisipasi tinggi dari pengunjung Car Free Day. Senam ini menjadi pembuka yang energik dan membangun semangat peserta sebelum memasuki sesi edukasi dan pelayanan kesehatan.
Setelah sesi senam, masyarakat yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti berbagai layanan dan edukasi yang disediakan. Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa dan dosen Farmasi UINAM yang berperan aktif dalam memberikan pendampingan dan pelayanan kepada masyarakat.
Agenda edukasi dimulai dengan materi Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Bijak)sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat dalam pengelolaan obat yang aman dan bertanggung jawab. Warga mendapatkan pemahaman mengenai cara mendapatkan obat yang benar, aturan penggunaan yang sesuai, prinsip penyimpanan obat di rumah, hingga tata cara membuang obat kedaluwarsa secara aman agar tidak mencemari lingkungan.
Selanjutnya, masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan. Tim apoteker, dosen dan mahasiswa juga menyampaikan edukasi produk halal, yang menjelaskan regulasi, metode identifikasi, serta pentingnya memilih produk obat, kosmetik, dan pangan yang aman serta terjamin kehalalannya. Penyuluhan penggunaan obat yang benar kemudian diberikan dengan menekankan prinsip penggunaan obat rasional, tepat dosis, aman, dan sesuai kebutuhan.
Rangkaian kegiatan semakin lengkap dengan pelaksanaan donor darah bekerja sama dengan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Program donor darah ini mendapatkan respons positif dari masyarakat dan berhasil melibatkan sejumlah peserta sebagai pendonor aktif.
Ketua Panitia PKM Farmasi turut memberikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak. “Tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan edukatif seperti ini sangat dibutuhkan. Kami berterima kasih kepada seluruh sponsor, mitra, apoteker, dosen, dan mahasiswa yang telah bekerja keras sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Seluruh kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi Prodi Farmasi bersama berbagai mitra strategis, yaitu: Prodia, Balai Besar POM di Makassar, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Wirahusada Medical Center, PC IAI Makassar, Puskesmas Ballaparang, DU SR12 Area Makassar, serta Shamparindo. Sinergi lintas lembaga ini memungkinkan layanan kesehatan berjalan optimal dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Pimpinan FKIK menyampaikan bahwa pelaksanaan Milad tahun ini difokuskan pada pemberian manfaat nyata kepada masyarakat, sekaligus memperkuat peran kampus dalam meningkatkan literasi kesehatan, kefarmasian, dan kehalalan produk. Pemilihan lokasi Car Free Day dinilai efektif untuk membuka ruang interaksi langsung antara tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Melalui kegiatan ini, FKIK khsusunya prodi farmasi berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut dalam program pengabdian berikutnya sebagai kontribusi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Kota Makassar.