Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Wakil Dekan III FKIK Pimpin Pembahasan German Licensed Nurse Program (GNLP)

Wakil Dekan III FKIK Pimpin Pembahasan German Licensed Nurse Program (GNLP)

Wakil Dekan III FKIK Pimpin Pembahasan German Licensed Nurse Program (GNLP)

Makassar, 8 Oktober 2026 — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan pembahasan German Licensed Nurse Program (GNLP) pada Kamis, 8 Oktober 2026, bertempat di Ruang LT Fakultas.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FKIK UIN Alauddin Makassar, Dr. Patima, S.Kep., Ns., M.Kep., sebagai bagian dari upaya fakultas dalam membuka peluang pengembangan karier dan meningkatkan daya saing mahasiswa serta lulusan keperawatan di tingkat internasional.

German Licensed Nurse Program (GNLP) merupakan program yang berkaitan dengan peluang bagi tenaga perawat untuk berkarier di Jerman melalui pemenuhan persyaratan kompetensi, kemampuan bahasa, serta ketentuan perizinan profesi yang berlaku. Pembahasan program ini menjadi langkah awal untuk memperluas wawasan mengenai peluang kerja global bagi lulusan keperawatan.

Melalui kegiatan tersebut, FKIK UIN Alauddin Makassar berupaya mendorong pengembangan potensi mahasiswa dan lulusan agar mampu mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Selain itu, penjajakan program internasional seperti GNLP diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan karier bagi lulusan keperawatan.

Pelaksanaan kegiatan di Ruang LT Fakultas juga menjadi ruang koordinasi dan diskusi dalam membahas potensi program, peluang kerja sama, serta kesiapan yang perlu diperhatikan dalam mendukung implementasi program tersebut.

FKIK UIN Alauddin Makassar terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan yang profesional, kompeten, dan berdaya saing global. Melalui inisiatif ini, diharapkan mahasiswa dan lulusan keperawatan memiliki wawasan yang lebih luas mengenai peluang karier internasional, sekaligus tetap menjunjung tinggi standar kompetensi dan profesionalisme dalam pelayanan kesehatan.