Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
UIN Alauddin Makassar Sambut Kunjungan Islamic Development Bank, FKIK Berperan dalam Penguatan Pengembangan Pendidikan dan Layanan Kesehatan

UIN Alauddin Makassar Sambut Kunjungan Islamic Development Bank, FKIK Berperan dalam Penguatan Pengembangan Pendidikan dan Layanan Kesehatan

UIN Alauddin Makassar Sambut Kunjungan Islamic Development Bank, FKIK Berperan dalam Penguatan Pengembangan Pendidikan dan Layanan Kesehatan

MAKASSAR – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menerima kunjungan tim Islamic Development Bank (IsDB) pada Senin, 12 Oktober 2026, dalam rangka observasi dan pengumpulan data untuk persiapan penyusunan Project Appraisal Document (PAD). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses persiapan dan penilaian proyek yang diharapkan dapat mendukung pengembangan institusi, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Kunjungan tersebut melibatkan Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., serta tim IsDB yang diwakili oleh Mohammed Umer Mir, selaku Lead Global Health Specialist. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Kampus II UIN Alauddin Makassar.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sektor kesehatan, terutama melalui penyediaan informasi dan gambaran mengenai kebutuhan pendidikan tenaga kesehatan, fasilitas pembelajaran, pengembangan sumber daya manusia, serta potensi penguatan layanan kesehatan yang terintegrasi dengan pendidikan.

Sebagai fakultas yang menyelenggarakan pendidikan di bidang kesehatan, FKIK menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung upaya pengembangan institusi yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan. Keterlibatan FKIK dalam agenda pengembangan ini diharapkan dapat memberikan perspektif akademik dan kelembagaan mengenai kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, fasilitas praktik, serta dukungan terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa dan tenaga kesehatan.

Observasi dan pengumpulan data oleh tim IsDB merupakan tahapan penting dalam persiapan penyusunan dokumen PAD. Dokumen tersebut menjadi salah satu instrumen perencanaan untuk menilai kebutuhan, kelayakan, dan arah pengembangan proyek. Dalam konteks ini, masukan dari lingkungan FKIK diharapkan dapat membantu menggambarkan kebutuhan pengembangan pendidikan dan layanan kesehatan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Selain itu, agenda kunjungan ini membuka peluang bagi UIN Alauddin Makassar untuk memperkuat jejaring kerja sama internasional dalam pengembangan pendidikan tinggi dan sektor kesehatan. Sinergi antara universitas, fakultas, dan mitra pembangunan internasional diharapkan mampu mendorong pengembangan fasilitas pendidikan, peningkatan kapasitas institusi, serta penguatan kualitas layanan kesehatan.

Bagi FKIK UIN Alauddin Makassar, momentum ini sejalan dengan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan kedokteran dan ilmu kesehatan, memperkuat kompetensi lulusan, serta mengembangkan lingkungan akademik yang didukung fasilitas dan sistem pembelajaran yang memadai.

Melalui persiapan Project Appraisal Document ini, UIN Alauddin Makassar diharapkan dapat merumuskan kebutuhan pengembangan institusi secara komprehensif, dengan memperhatikan prioritas dan keberlanjutan program. Peran FKIK diharapkan turut mendukung terwujudnya pengembangan pendidikan dan layanan kesehatan yang berkualitas, inovatif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar, Dr. dr. Dewi Setiawati, Sp.OG., M.Kes., menjadi sosok pimpinan fakultas yang relevan dalam agenda pengembangan pendidikan dan layanan kesehatan di lingkungan universitas.

FKIK memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sektor kesehatan, terutama dalam aspek pendidikan tenaga kesehatan, penguatan fasilitas pembelajaran dan praktik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan layanan kesehatan yang terintegrasi dengan pendidikan.

Melalui agenda observasi dan pengumpulan data untuk persiapan Project Appraisal Document (PAD) oleh tim Islamic Development Bank (IsDB), pengembangan FKIK diharapkan dapat menjadi bagian dari perhatian dalam perencanaan kebutuhan institusi, khususnya untuk menunjang peningkatan mutu pendidikan kedokteran dan ilmu kesehatan.

Keterlibatan FKIK dalam agenda pengembangan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara universitas dan mitra pembangunan internasional dalam mewujudkan fasilitas pendidikan kesehatan yang memadai, sistem pembelajaran yang berkualitas, serta lulusan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional.