Adapun tenaga laboratorium Prodi Farmasi yang menjadi peserta, yaitu Musabbiha, S.Si; Apt. Sukri, S.Farm, dan Apt. Anshari Masri, S.Farm., M.Si. Ketiganya hadir sebagai perwakilan laboratorium untuk memperkuat kompetensi dalam penanganan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), yang menjadi aspek vital dalam aktivitas praktikum dan penelitian.
Workshop ini memberikan pembekalan komprehensif mulai dari penyimpanan limbah B3, pemantauan analisis, verifikasi limbah, hingga penyusunan laporan pengelolaan yang sesuai regulasi. Selain itu, peserta juga digembleng pemahaman mengenai aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), terutama terkait potensi risiko paparan bahan berbahaya di laboratorium.
Menurut panitia, kegiatan ini dirancang untuk memastikan para pengelola laboratorium pendidikan memiliki standar kompetensi yang memadai dalam implementasi tata kelola limbah B3 yang aman, efektif, dan sesuai peraturan perundang-undangan.
Partisipasi laboran Prodi Farmasi UIN Alauddin Makassar ini diharapkan mampu memperkuat budaya keselamatan laboratorium serta meningkatkan kualitas layanan praktikum dan penelitian mahasiswa. Dengan bekal keahlian yang lebih mutakhir, pengelolaan limbah B3 di lingkungan laboratorium diharapkan dapat semakin tertib dan memenuhi standar profesional.