FKIK UIN Alauddin Makassar Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di MAN Insan Cendekia Gowa
Gowa, 12 Agustus 2026 — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di MAN Insan Cendekia Gowa, Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WITA ini mengangkat tema “Madrasah Sehat Berbasis Islam dan Sustainable Development Goals (SDGs)”.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat oleh tim FKIK UIN Alauddin Makassar sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan di lingkungan madrasah. Kegiatan sekaligus menjadi sarana penguatan kolaborasi antara FKIK UIN Alauddin Makassar dan MAN Insan Cendekia Gowa.
Kegiatan dibuka oleh Dr. Burhanuddin, S.Ag., M.Fil.I., selaku Kepala MAN Insan Cendekia Gowa. Turut hadir Wakil Dekan I FKIK UIN Alauddin Makassar, Dr. apt. Isriany Ismail, S.Si., M.Si., bersama tim pengabdian FKIK UIN Alauddin Makassar dan sivitas akademika MAN Insan Cendekia Gowa.
Dalam sambutannya, Kepala MAN Insan Cendekia Gowa menyambut baik pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh FKIK UIN Alauddin Makassar. Kegiatan ini dinilai sejalan dengan upaya membangun lingkungan madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap kesehatan dan lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan. Selanjutnya, tim pengabdian menyampaikan materi mengenai “Madrasah Sehat Berbasis Islam dan Implementasi SDGs” dengan pendekatan multidisiplin yang melibatkan bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, farmasi, kebidanan, dan keperawatan.
Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan, meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), serta pemeriksaan gula darah sesuai sasaran. Pemeriksaan tersebut dilanjutkan dengan edukasi kesehatan sebagai upaya meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara preventif.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan aromaterapi berbahan alami. Peserta memperoleh edukasi mengenai pemanfaatan bahan alami serta manfaat aromaterapi untuk mendukung kesehatan dan menciptakan kenyamanan lingkungan madrasah.